Alhamdulillah, pekan ini 14 Oktober 2016 komunitas Bagi Nasi Pagi (BNP) Temanggung bersama LAZIS Jateng cabang Temanggung usai mengadakan kegiatan bagi nasi dan bagi inspirasi. Sungguh , sesuatu yang sangat berkesan ketika kita bisa berbagi dengan adik adik di sanggar tunarungu islam "ABATA ". Senyum tulus terlihat dari wajah mereka. Dan kegiatan kali ini benar-benar membuat kita bersyukur, kita masih diberi alat indera lengkap tanpa kekurangan suatu apapun.
.
AKU DALAM KEBISUAN
Aku biar kini tidak dapat mendengar
Kata-kata dengan jelas
Aku biar kini tidak dapat berbicara dengan sempurna
Tapi hatiku amat terang
Dan juga citaku amat senang akan arti dunia
Biar aku tidak dapat berbicara dengan sempurna
Biar aku tidak dapat mendengar di mana-mana ada suara
Tapi semangatku tidak tenggoyahkan
Akan cita-cita dan langkah-langkahku
Demi masa depan
Oh Tuhan
Kapankah aku sempat mendengar suaraMu
Yang selalu ramah dan berseri-seri
Itu Naluri-ku
Sebab aku hamba_Mu yang terlahir dalam kebisuan rindu
Berbicara rindu, Mendengar suara dan Firman_Mu..
.
Maka nikmat mana Tuhan manalagi yang kamu dustakan ??
.
Terkadang kita kurang bersyukur dengan apa yang sudah kita punya, kita masih tetap merasa kurang dengan apa yang Allah berikan ke kita..
Beribu nikmat berjuta manfaat dari apa yang Allah berikan di tiap detiknya, nikmat jasmani nikmat rohani..
Terkadang kita tidak menyadari bahwa nikmat Allah berupa satu tarikan nafas yang kita hirup ini tidak sebanding dengan harga harta benda kita..
satu suku kata yang terucap dari lidah kita tidak bisa dihitung sama dengan jumlah harta yang sudah kita belanjakan seumur hidup kita..
Satu ketukan suara yang terdengar dari telinga kita belum apa-apanya jika dibanding dengan amalan-amalan kita kepada Allah Ar-Rahman Ar-Rahiim..
Maka nikmat Tuhan manalagi yang kamu dustakan ??
Sudah cukupkah amalan-amalan ibadah kita untuk berterima kasih kepada Allah untuk satu tarikan nafas yang sudah Allah berikan kepada kita ??
Sudahkah kita merasa cukup dengan sholat kita, zakat kita, puasa kita atau haji kita untuk mengganti nikmat berjuta-juta suku kata yang sudah Allah perintahkan kepada lidah kita untuk berbicara ??
Sudahkan kita merasa cukup dengan sedekah dan infak kita untuk membayar nikmat yang Allah berikan kepada telinga kita hingga telinga kita bisa mencerna setiap ketukan suara menjadi indah kalimat untuk kita rasakan ??
Sudahkah kita bersyukur untuk semuanya ??
Berpuluh puluh kata, beribu ribu kata bahkan sudah tidak terhitung lagi kata kata yang terucap oleh mulut kita, sekilas kita lihat perjuangan mereka yang ingin mengucap sepatah kata saja butuh waktu berhari hari bahkan berbulan bulan. Masihkah pantas kita untuk tidak mengucap syukur atas segala nikmat Allah yang telah kita terima ?? Melihat, mendengar, berbicara, berjalan. Kita bisa melakukan itu semua, tidak butuh waktu lama seperti mereka.
Dan sudahkah kita mengucap syukur Alhamdulillah atas nikmatNya ??
Atau kita hanya menjadi hamba yang mengeluh dan mengeluh ??
Naudzubillah, jadilah hamba yang benar benar menghamba kepadaNya..
.
Bagi yang ingin bersedekah untuk ikut berbagi bersama mereka saudara-saudara kita silahkan kirim donasi terbaik Anda ke rek. Mandiri
1360005672024 a/n Aulia Hasan Asyari
Semoga menjadi sesuatu yang bermanfaaat dan menjadi tabungan akhirat kelak bagi kita semua..
Jazaakillah Khoiron Katsiron..
# BAGINASIPAGI
# SedekahKreatif
# baginasipagiTMG
# mudasuksesmulia
# MSM












Posting Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.